Wednesday, October 3, 2018

Perangkat Jaringan



Repeater adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.

Fungsi Repeater
1. Memperluas daya jangkau signal server 
Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.

2. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi lebih kuat oleh alat ini.

3. Memudahkan akses signal WiFi
Dengan signal yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini adalah pada signal WiFi.

4. Meneruskan dan memaksimalkan signal
Fungsi yang keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini.

5. Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data 

Dengan signal yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan tol (ketika menggunakan repeater).

6. Meminimalisir penggunaan kabel jaringan  

Sistem kerja dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.




Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Alat ini bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.

Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
  • Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  • Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
  • Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge. 






NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah, dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam sebuah jaringan komputer.
NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card (baca juga: fungsi LAN card) dan juga Ethernet Card (baca juga: fungsi ethernet card).
NIC dipasangkan pada sebuah slot yang tedapat di dalam motherboard komputer. Saat ini seluruh jenis motherboard yang ada di dunia sudah mendukung slot untuk ekpansi NIC ini, jadi tidak ada alasan bagi sebuah produsen komputer untuk tidak menanamkan NIC di dalam komputer produksinya. NIC ini menggunakan port yang dikenal sebagai port RJ – 45, yang mana berfungsi sebagai port dalam menghubungkan kabel ataupun antenna wireless di dalam sebuah komouter, agar komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan.

Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :
  1. Network Interface Fisik / Physica
Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.
  1. Network Interface Logis / Logical
Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.
Tugas Utama dari NIC
NIC pada dasarnya memiliki beberapa fungsi. Namun demikian, disamping berbagai macam fungsi yang terdapat pada NIC tersebut, NIC memiliki satu tugas utama yang paling penting. Tugas utama dari sebuah NIC tersebut adalah untuk mengubah aliran data berbentuk parallel di dalam bus sebauh komputer menjadi aliran data yang berbentuk serial, sehingga nantinya aliran data yang berbentuk serial tersebut bisa saling di transmisikan di dalam media jaringan komputer.

Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :
  1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
Secara teoritis, Network Interface Card memilki fungsi yang penting untuk mengirimkan data dari sebuah komputer menuju komputer lainnya. Fungsi pengiriman data ini biasanya merupakan tugas dan juga fungsi dari sebuah komputer server, dimana komputer server bertugas untuk menyediakan data dan juga berbagai permintaan akan transmisi data yang direquest oleh klien atau user.
Dengan adanya NIC ini, maka server dapat mengolah data yang dibutuhkan oleh klien atau user, dan kemudian mengirimkannya ke user, dengan alur yang berawal dari NIC milik server, diteruskan melalui sebuah kabel jaringan, yang kemudian diterima oleh NIC milik user atau klien.

  1. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
Selain dapat melakukan pengiriman data secara teoritis Network Interface Card juga memiliki fungsi lainnya, yaitu sebagai pengontrol data flow atau aliran data dari sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan sistem jaringan kabel. Hal ini merupakan fungsi yang sangat penting, dimana NIC dapat membantu menjaga agar data yang dikeluarkan dan juga diterima tidak berlebihan.
Selain itu juga dapat membantu mencegah terjadinya kepadatan arus informasi dan data yang mengalir di dalam sebuah jaringan komputer, terutama yang menggunakan jaringan kabel.

  1. Menerima data dari komputer lain
Apabila fungsi nomor 1 mengacu kepada fungsi yang dimiliki oleh sebuah server di dalam jaringan komputer, maka pada point ini, fungsi dari sebuah Network Interface Card berada pada komputer client atau user. Ketika bertindak dan bekerja di dalam komputer yang merupakan komputer client atau server, maka NIC berfungsi untuk menerima data dan informasi yang sudah ditransmisikan oleh server di dalam jaringan. Dengan begitu, setiap data yang mengalir dan juga ditransmisikan akan bisa diterima oleh komputer user atau klien.
  1. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima
Fungsi lainnya dari NIC secara teoritis adalah melakukan konversi. Konversi ini meruapakan sebuah proses perubahan, yang dilakukan oleh NIC untuk mengubah aliran data di dalam sebuah jaringan menjadi bentuk bit. Bit merupakan bentuk atau formata yang bisa dibaca dan juga diolah oleh sebuah komputer, sehingga data yang ditransmisikan tersebut menjadi berguna dan akhirnya bisa diolah dan juga dibaca baik oleh komputer penerima ataupun komputer pengirim.
Selain fungsi secara teoritis, Network Interface Card juga memiliki banyak fungsi praktis. Fungsi praktis merupakan fungsi dari Network Interface Card yang mengarah kepada penggunaan sehari – hari di dalam sebuah jaringan. Kita juga bisa menyebut fungsi praktis dari NIC ini dengan istilah manfaat dari NIC.

Fungsi dan Manfaat Praktis dari NIC

  1. Membangun sebuah jaringan komputer dan menghubungkan komputer satu dengan komputer lain
Manfaat dan fungsi praktis pertama dari sebuah NIC adalah untuk membuat dan membanguns jaringan komputer, yang bertujuan untuk saling menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Pembangunan sebuah jaringan ini bertujuan untuk saling mempermudah komunikasi antar komputer, sehingga dapat mempercepat transmisi data dan juga arus informasi yang ada.
Biasanya, pembuatan sebuah jaringan komputer yang menggunakan NIC banyak digunakan pada jaringan yang bersifat local, atau jaringan LAN. Karena itu, NIC juga sering disebut sebagai LAN Card (baca juga: fungsi LAN card). Konektivitas Lokal atau LAN ini banyak digunakan pada suatu institusi ataupun organisasi tertentu yang memiliki sebuah bank data atau database, dimana database tersebut dituntut untuk melayani beberapa user yang berperan sebagai workstation.

  1. Membantu mempermudah keperluan pengiriman data dan informasi antar komputer
Dengan adanya NIC di dalam komputer, maka hal ini akan membantu memudahkan sharing resources atau sumber daya antar komputer. Ketika sebuah komputer sudah saling tehubung menggunakan NIC, maka komputer – komputer tersebut akan mennjadi lebih mudah untuk bertukar informasi dan data.
User juga dapat memindahkan dokumen ke komputer lain hanya dengan sekali klik, atau juga bisa mengakses data yang dimiliki oleh server di dalam organisasi dengan mudah dan cepat, tanpa harus repot mencari – cari lokasi data tersebut. Hal ini akan sangat membantu mempermudah dan mempercepat pengelolaan dan juga manajemen data.

  1. Menghubungkan jaringan local dengan jaringan internet
NIC juga berperan penting dalam membangun koneksi ke dalam jaringan internet. Hal ini terutama menggabungkan sebuah konektivitas LAN atau local ke dalam koneksi di dalam jaringan Internet. Fungsi ini banyak terlihat pada jaringan – jaringan di dalam warnet, dimana setiap komputer yang ada di dalam warnet tersebut saling terhubung di dalam konteks jaringan local atau LAN, namun juga tetap bisa terubung ke dalam jaringan internet.
Dengan begitu, maka user dapat membagi dan memecah jaringan internet tersebut ke dalam beberapa komputer yang ada, tanpa harus repot menggunakan banyak modem ataupun access point. User hanya perlu untuk mengkoneksikan server ke dalam internet dan dengan NIC setiap kompter yang terhubung ke dalam server tersebut akan terhubung juga ke dalam jaringan internet.

  1. Mengintegrasikan komputer dengan beberapa peralatan elektronik
Di jaman modern ini tidak hanya komputer desktop ataupun laptop saja yang memiliki konektivitas menggunakan NIC. Beberapa peralatan elektronik lainnya seperti televisi, media player dan perangkat elektronik lain juga memiliki NIC di dalam perangkatnya.

Link : 


 Sumber referensi :

Thursday, September 20, 2018

MAN (Metropolitan Area Network)


MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network (MAN) ialah sebuah jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data yang berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai suatu lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan lain sebagainya. Jaringan MAN yaitu gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 sampai dengan 50 km, MAN ini adalah suatu jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota atau antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Didalam jaringan MAN hanya mempunyai satu atau dua buah kabel yang berfungsi sebagai untuk mengatur paket data melalui kabel output. Tapi ada alasan utama untuk memisahkan MAN sebagai kategori khusus yaitu telah ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang diimplementasikan. Standart tersebut disebut dengan DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah kabel yaitu unidirectional dimana semua komputer dihubungkan.

Sebetulnya ada dua jenis koneksi yang biasanya dipakai yakni yang pertama yaitu koneksi dengan cara memakai wireless dan yang kedua memakai kabel fiber optik. Sebagai contohnya yiatu pada jaringan pada Bank (sistem Online Perbankan). Setiap bank tentunya mempunyai kantor pusat dan kantor cabang. Di setiap kantor baik kantor cabang ataupun kantor pusat tentunya mempunyai LAN, penggabungan LAN – LAN di setiap kantor ini akan membentuk sebuah MAN. MAN biasanya dapat menunjang data teks dan suara, bahkan bisa berhubungan dengan jaringan televisi kabel atau gelombang radio.









Berikut adalah karakteristik MAN yaitu:

  1. Meliputi area seluas antara 5 dan 50 kisaran km. Banyak MAN mencakup area perkotaan.
  2. Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasi linknya dan peralatan, umumnya dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna.
  3. MAN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah. Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.
  4. MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN.
  5. Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel . Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana.

Fungsi MAN (Metropolitan Area Network)

  • Untuk membangun & Implementasi sistem jaringan yang mengkolaborasikan antar server guna untuk memenuhi kebutuhan internal perusahaan dan pemerintah dalam mengkomunikasikan suatu jaringan yang dipergunakan yang sehingga bisa melakukan kegiatan seperti chat, messenger, video dan lain sebagainya dengan bandwidth lokal.

Kelebihan MAN (Metropolitan Area Network)

  • MAN mampu mencakupi kawasan yang lebih luas dibandingkan dengan LAN. Jaringan MAN ini biasanya dioperasikan di bandara-bandara, gabungan beberapa buah sekolah maupun di suatu daerah. Dengan menjalankan sebuah jaringan keterhubungan yang besar, informasi bisa disebarkan dengan lebih meluas, cepat dan bermakna. Perpustakaan-perpustakaan umum dan agen-agen pemerintahan biasanya menggunakan sebuah jaringan MAN.

Kekurangan MAN (Metropolitan Area Network)

  • MAN hanya akan berlaku jika komputer pribadi tersebut bisa bersaing atau sebagai terminal. Jika suatu komputer pribadi digunakan sebagai terminal, memindahkan file (file transfer software) untuk membolehkan pengguna untuk mengambil file (download) dari hos maupun menghantar data ke hos (upload). Download file berarti membuka dan mengambil data dari suatu komputer pribadi yang lain dan menghantar data ke komputer yang berkenaan yang diminta oleh pengguna.

Keuntungan MAN (Metropolitan Area Network)

  • Server kantor pusat bisa berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang.
  • Transaksi yang Real-Time (data di server pusat diupdate saat itu juga, contohnya pada ATM Bank untuk wilayah nasional)
  • Komunikasi antar kantor dapat memakai e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).

Kerugian MAN (Metropolitan Area Network)

  • Biaya operasional mahal.
  • Instalasi dalam infrastrukturnya tidak mudah.
  • Sulit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shoot)


KESIMPULAN

Wireless pada Metropolitan Area Network merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi sulitnya pengembang untuk meng-cover suatu wilayah / kota, dengan adanya wireless maka biaya yang dahulu digunakan untuk biaya pengkabelan, maka dapat dialihkan untuk biaya pembuatan tower dan antena.
Jika dilihat dari teknik konfigurasi sell, maka penulis menyimpulkan bahwa teknik peng-coveran dengan menggunakan teknik 4 non-overlapping adalah cara yang tepat, cara yang murah jika dibandingkan dengan banyaknya wilayah dapat dijangkau.
Wireless MAN juga merupakan solusi yang tepat untuk menangani permintaan akan internet untuk daerah bencana alama, hutan dan sebagainya yang sulit untuk dijangkau dengan menggunakan kabel.


WAN (Wide Area Network)


WAN (Wide Area Network)

WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.







 Keuntungan Jaringan WAN

• Server pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari client ataupun server yang ada di cabang.
• Komunikasi antar cabang dapat menggunakan E-Mail & Chat.
• Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari server pusat ataupun server cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
• Pooling Data dan Updating Data antar cabang dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.

Beberapa teknologi WAN antara lain adalah : Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
Sebuah WAN menggunakan jalur data untuk membawa data menuju ke internet dan menghubungkan lokasi lokasi perusahaan yang terpisah-pisah. Telepon dan layanan data yang paling banyak digunakan pada WAN. Perangkat pada pelanggan disebut CPE (Customer Premises Equipment). Pelanggan memiliki sendiri atau menyewa dari service provider. Kabel tembaga, serat optik atau wireless yang digunakan untuk menghubungkan CPE ke sentral provider terdekat atau ke kantor pusat dari service provider. Media ini sering disebut dengan local loop.


Contoh Illustrasi:

Perusahaan Abadi Jaya yang terletak di Jakarta memiliki cabang di Bekasi dan Bogor, agar cabang di Bogor dan Bekasi dapat berkomunikasi dan bertukar data langsung dengan kantor pusat yang ada di Jakarta maka perusahaan Abadi Jaya harus merancang sebuah WAN, untuk keperluan tersebut tiap kantor cabang harus sudah memiliki LAN, maka kantor pusat di Jakarta menyediakan server pusat & membangun WAN untuk dapat berkomunikasi dengan server yang ada di cabang. Setelah kantor pusat siap dengan WAN, maka perusahaan Abadi Jaya bekerjasama dengan provider Telkom sebagai sarana penyedia hubungan komunikasi tersebut baik melalui kabel optic ataupun wireless.



 Perangkat WAN

WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface. Perangkat perangkat tersebut antara lain:

1. Router
LAN mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan menganalisa berdasarkan informasi alamat pada layer 3. Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke interface WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya. Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel, kontrol manajemen dan fleksibilitas.

2. CSU/DSU
Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai. Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi sebuah perangkat yang disebut CSU/DSU.

3. Modem
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan digital. Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan memodulasi dan demodulasi sinyal. Sinyal digital ditumpangkan ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan. Pada sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal digital atau demodulasi.


4. Communication Server Communication Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna dial-in dan remote akses ke LAN. Communication Server memiliki beberapa interface analog dan digital serta mampu melayani beberapa user sekaligus.

5. Repeater
Seperti umumnya suatu sinyal listrik yang dikirim lewat suatu media perantar, semakin jauh dari pemancar akan makin melemah sehingga suatu saat tempat tertentu sinyal tersebut tidak dapat diterima dengan baik. Repeater adalah suatu peralatan jaringan yang berfungsi untuk memperkuat sinyal yang akan dikirim agar dapat diteruskan ke komputer lain pada jarak yang jauh.
Repeater bekerja pada lapisan physical dan tidak memiliki suatu tingkat kecerdasan untuk menentukan tujuan akhir sinyal (informasi yang dikirim) Repeater umumnya digunakan pada topologi bus, dima sinyal hanya diperkuat dari satu segmen kabel ke segme kabel lainnya.

6. Antena
jenis antena secara umum yaitu Outdoor dan Indoor
Contoh jenis indoor : Antena hotspot
Contoh jenis outdoor
1. Directional.
2. Omni Directional.

7. Kabel & Konektor

Kabel UTP - Konektor Rj45

Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.


Kabel Coaxial - Konektor BNC, biasanya digunakan untuk outdoor
Kabel coaxial terdiri dari :
                sebuah konduktor tembaga
                lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.
                sebuah lapisan paling luar




Kesimpulan

Jika suatu wilayah ingin berkomunikasi dengan suatu wilayah lainnya atau cangkupan suatu wilayah yang lebih besar maka jaringan WAN ini sangat cocok sekali digunakan karena sangat menunjang dari fungsinya sebagai penghubung dari satu cakupan dengan cakupan wilayah,kota atau negara lainnya.



Sumber : Jaringan WAN (Wide Area Network)

LAN (Local Area Network)


LAN (Local Area Network)

Jaringan LAN adalah singkatan dari local area network yang merupakan jaringan komputer yang mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer pada kampus, gedung apartemen, kantor, dalam rumah, sekolah, restoran dan lain-lain.

Saat ini, kebanyakan jaringan LAN berdasar pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat jaringan komputer seperti switch, yang memiliki kecepatan transfer data sekitar 10, 100, atau 1000 Mbit/s.

Selain teknologi Ethernet, teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk dijadikan jaringan LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi jaringan LAN tersebut dengan teknologi Wi-fi umumnya disebut hotspot. 

Pada sebuah jaringan LAN, setiap node atau komputer memiliki daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di jaringan LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur.

Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer, scanner, dan lain-lain.

Pada jaringan LAN, Anda juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai (sama). 

Tidak sulit untuk mengetahui karakteristik jaringan LAN. Anda bisa melihatnya dibawah ini.

Jaringan LAN memiliki karakteristik sebagai berikut :

1. Memiliki pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi (ISP)

Umumnya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server (peladen) yang mengatur semua sistem di dalam jaringan LAN tersebut.









Prinsip kerja Jaringan LAN (Local Area Network)
Jaringan LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks aparteman, satu gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik jaringan LAN itu sendiri.

Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah jaringan LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik.

Adapun penggunaan jaringan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer atau laptop yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau informasi (disebut; berhubungan). Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama-sama). 

Jaringan LAN yang umumnya menggunakan perangkat jaringan komputer seperti hub/switch.


Kesimpulan
Jaringan LAN sangat baik digunakan oleh pengguna yang mempunyai beberapa end device dalam satu gedung yang ingin saling dihubungkan dengan perangkat-perangkat elektronik lainnya yang mana membutuhkan jaringan koneksi untuk mempermudah pekerjaan dan disamping itu juga jaringan LAN sangat baik juga digunakan karena memiliki banyak keuntungan memiliki pesat data yang tinggi dan juga tidak terlalu menggunakan penyedia jasa / provider ISP tersebut juga.





Sumber : Jaringan LAN (Local Area Network) 

PAN (Personal Area Network)


PAN (Personal Area Network)

PAN (Personal Area Network) adalah jaringan telekomunikasi antara satu perangkat dengan perangkat yang lainnya dengan jarak yang sangat dekat, (hanya berjarak dalam beberapa meter saja).


Jaringan PAN ini adalah titik akses berbagai perangkat pribadi seperti komputer, laptop, telpon, tv, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data, atau perangkat komunikasi publik seperti internet.

Kontrol pada jaringan PAN dilakukan dengan authoritas pribadi. Adapun teknologi yang digunakan untuk membuat jaringan PAN antara lain adalah Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth.


Jaringan PAN ini dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer atau laptop, seperti USB dan Firewire. Pengertian Jaringan PAN (Personal Area Network)PAN atau Personal Area Network adalah jaringan komputer digunakan untuk komunikasi antara perangkat komputer. 


Jangkauan dari jaringan PAN umumnya hanya beberapa meter saja. 


Jaringan PAN dapat anda gunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (handpone dan laptop)



Kegunaan Jaringan PAN Personal Area Network


Menghubungkan beberapa perangkat seperti laptop, handphone dan komputer.

Sebagai media komunikasi antara perangkat sendiri (komunikasi personal).
Transper data antara perangkat pribadi.








Contoh Penggunaan Jaringan PAN
Menghubungkan telepon genggam dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth.
Menghubungkan mouse dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth.
Menghubungkan Printer dengan Laptop (komputer) menggunakan Bluetooth     

Selain itu, Jaringan PAN merupakan jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat (termasuk telepon dan asisten pribadi digital) dekat dari satu orang. 

Terlepas dari perangkat yang digunakan milik pribadi atau milik orang lain.

Jangkauan dari jaringan PAN biasanya beberapa meter. 

Jaringan PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan Internet (an uplink).


Teknologi Jaringan PAN
Teknologi yang digunakan untuk membuat jaringan PAN adalah Bluetooth PAN yang disebut piconet, dan terdiri dari 8 sampai perangkat aktif dalam hubungan client dan server. 

Perangkat Bluetooth pertama di piconet adalah master, dan semua perangkat  yang berkomunikasi   dengan slave master. Piconet biasanya memiliki jarak 10 meter, atau 100  meter dapat dijangkau di bawah keadaan ideal.



Kesimpulan
Jaringan PAN (Personal Area Network) merupakan suatu jaringan yang menyambungkan device yang satu dengan yang lainnya dengan jarak yang tidak terlalu jauh hanya berjarak beberapa meter saja jadi jaringan PAN ini lebih cocok digunakan untuk perangkat elektronik yang tidak membutuhkan jarak yang terlalu jauh untuk menggunakannya.







Tugas Pertemuan 14

1.Buatlah jaringan komputer sesuai topologi yang telah di sediakan?   2. Pada jaringan tersebut tuangkan sistem keamanan serta encripsi...